Home Bisnis Cara Membuat Pembukuan Sederhana Dengan Excel

Cara Membuat Pembukuan Sederhana Dengan Excel

Pembukuan merupakan salah satu kunci utama bagi sebuah bisnis atau perusahaan dalam melakukan track record terhadap kinerjanya di suatu periode. Namun, apa itu pembukuan dan mengapa ia sangat penting untuk kelangsungan hidup sebuah bisnis atau perusahaaan?

Apa itu Pembukuan?

pembukuan
Sumber: William Iven dari Pixabay

Pembukuan adalah kegiatan pencatatan transaksi keuangan untuk periode tahun tertentu. Pembukuan sendiri sangat penting untuk keberlangsungan sebuah bisnis atau perusahaan. Dengan melakukan pembukuan, pemilik bisnis tentu dapat melihat dan mengecek setiap transaksi yang sudah dilakukan.

Pemilik juga dapat mengetahui besarnya keuntungan dan kerugian yang didapatkan di akhir periode. Setelah melihat hasil pembukuan, tentu dapat dilakukan penilaian: apakah bisnis atau perusahaan ini dapat bertahan dan berpotensi menguntungkan untuk periode berikutnya atau tidak?

Tiap perusahaan memiliki format pembukuan yang berbeda-beda. Bagi perusahaan besar, pembukuan biasa dilakukan oleh ahli akuntansi atau akuntan dan dilakukan secara lebih kompleks serta lebih mendetail. Ini dikarenakan data keuangan yang diolah juga tidak sedikit.

Berbeda dengan perusahaan atau bisnis yang lebih kecil yang melakukan pembukuan dengan lebih sederhana. Pembukuan bahkan disusun dengan cara lebih mudah. Salah satunya adalah dengan menggunakan Microsoft Excel. Kok bisa, ya? Yuk simak pembahasan berikut ini!

Pembukuan Sederhana Menggunakan Microsoft Excel

pembukuan
Sumber: Dokumentasi goodmeme.net

Berikut akan dicontohkan salah satu pembukuan sederhana yang umum digunakan oleh banyak perusahaan atau bisnis. Di dalam pembukuan ini akan mencatat tanggal transaksi, uraian kegiatan transaksi, jumlah penerimaan (debit), jumlah pengeluaran (kredit), dan jumlah saldo. Semuanya harus ditotal di akhir periode pembukuan. Pembukuan sederhana seperti ini bisa dibuat di Microsoft Excel, lho! Seperti yang terlihat di gambar dibawah ini:

Bagaimana cara membuat pembukuan sederhana menggunakan Excel? Silakan ikut cara-cara berikut ini:

Buka Excel

 pembukuan
Sumber: Dokumentasi goodmeme.net

Buka Microsoft Excel yang kamu miliki. Dalam contoh ini penulis memakai Ms. Excel 2010. Kamu akan melihat tampilan lembar kerja Excel kosong seperti ini:

Buat Tabel

pembukuan
Sumber: Dokumentasi goodmeme.net

Buat tabel dengan format Nomor – Tanggal – Uraian – Pemasukan (Debit) – Pengeluaran (Kredit) – Saldo. Jangan lupa sisipkan baris khusus untuk Jumlah di bagian bawah tabel untuk melakukan penjumlahan total uang di akhir nanti. Seperti yang terlihat dibawah ini:

Isi Tabel

pembukuan
Sumber: Dokumentasi goodmeme.net

Isi tabel pembukuan yang sudah dibuat sesuai dengan data pemasukan (debet) dan data pengeluaran (kredit) yang dimiliki:

Lalu, bagaimana cara menghitung saldo yang dimiliki? Saldo dihitung pada setiap jenis transaksi yang ditulis dalam tabel. Saldo awal merupakan uang yang dimiliki saat awal bulan (dan belum terjadi transaksi apapun).

Pada contoh, saldo ditulis di paling atas kolom (F5) sebanyak Rp5.000.000. Selanjutnya jika ada kredit, berarti jumlah saldo akan dikurangi dengan jumlah kredit yang keluar. Pada contoh, terdapat kredit sebesar Rp300.000, maka saldo Rp5.000.000 akan dikurangi dengan kredit Rp300.000 menjadi saldo setelahnya sebesar Rp4.700.000. Pengurangan bisa dilakukan secara manual dan bisa juga menggunakan rumus =(kolom saldo sebelumnya)-(kolom kredit). Contoh ini menggunakan rumus =(F5)-(E6). Lalu klik enter dan hasilnya akan muncul! Lakukan hal yang sama untuk jumlah kredit berikutnya.

Begitu pula jika ada debet, jumlah saldo sebelumnya akan ditambahkan dengan jumlah debet yang masuk. Pada contoh, terdapat saldo sebelumnya sebesar Rp4.625.000 dan debet sebesar Rp150.000. Maka saldo Rp4.625.000 akan ditambah dengan debet Rp150.000, dan saldo setelahnya menjadi sebesar Rp4.775.000. Penjumlahan bisa dilakukan manual atau menggunakan rumus =(kolom saldo sebelumnya)+(kolom debet). Pada contoh, penulis menggunakan rumus =(F7)+(D8) dan klik enter untuk mendapatkan hasilnya. Untuk menghitung total saldo, kamu bisa gunakan rumus =sum(tabex:tabelx) untuk menjumlahkan total semua hitunganmu ya! Sesuai contoh, kamu dapat menggunakan rumus =sum(F5:F8) untuk mentotal seluruh saldo yang terdapat di dalam tabel.

Tambahkan Judul

pembukuan
Sumber: Dokumentasi goodmeme.net

Silakan tambahkan judul diatas tabel sebagai penanda bahwa tabel ini merupakan tabel pembukuan di bulan tertentu:

Taraaa…! Pembukuan yang kita inginkan sekarang sudah selesai sesuai keinginan. Bagaimana membuat pembukuan sederhana dengan excel sangat mudah, kan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

6 Tempat Kemping di Bandung

Udara yang sejuk di daerah Bandung menjadikan kota satu ini sebagai tujuan bagi wisatawan yang ingin kemping. Selain untuk kemping, kebanyakan tempat wisata di...

10 Makanan Khas Indonesia yang Mendunia, Wajib Coba!

Buat kamu yang hobi banget icip-icip makanan, 10 makanan khas Indonesia ini wajib kamu coba. Kenapa? 10 Makanan khas Indonesia ini sudah mendunia, bahkan makanan...

Cara Membuat Feed Instagram Menarik

Salah satu sosial media yang cukup menarik banyak perhatian orang adalah Instagram. Kamu pastinya juga jadi salah satu pengguna Instagram ‘kan? Sosial media yang...

Cara Menabung untuk Liburan

Liburan sudah menjadi kebutuhan pribadi bagi setiap orang. Meskipun hanya bisa melakukan satu kali dalam setahun, setidaknya kamu harus memberikan waktu untuk berlibur. Tapi,...

7 Cara Membedakan Lipstik Matte Asli dengan Palsu

Salah satu item wajib untuk make up adalah lipstik, bener kan girls? Lipstik itu banyak macamnya. Ada lipstik matte, satin, velvet, lip tint atau...