Home Kesehatan 8 Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil

8 Tips Berpuasa Bagi Ibu Hamil

Seperti yang telah umum diketahui, dalam agama Islam ada satu perintah yang wajib dilakukan oleh umatnya yaitu puasa pada bulan Ramadan. Pada bulan ini, setiap umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama 1 bulan penuh.

Tetapi, sebenarnya peraturan wajib ini juga mempunyai pengecualian pada beberapa orang dengan kondisi tertentu, misalnya saja pada ibu hamil. Bagi para ibu hamil diperkenankan mengganti puasa di luar bulan Ramadan apabila tidak mampu menjalani puasa pada bulan Ramadan tersebut.

Namun, tidak sedikit juga ibu hamil yang merasa dirinya mampu, tangguh, dan kuat untuk menjalankan puasa. Meskipun begitu, ibu hamil tetap harus memperhatikan beberapa hal demi kesehatan janin dan ibu hamil sendiri.

Untuk itu, apabila kamu adalah bagian dari ibu hamil tangguh yang tetap ingin berpuasa dan ingin puasanya tetap berjalan lancar, ada 8 tips yang sudah disiapkan untuk kamu sekalian. Simak tips-tipsnya di bawah ini.

Perhatikan Konsumsi Gizi Saat Sahur dan Berbuka

Perhatikan Konsumsi Gizi Saat Sahur dan Berbuka
Sumber: Jill Wellington from Pixabay

Untuk tips yang pertama, jangan pernah melewatkan yang namanya makan sahur. Beberapa orang memang ada yang sudah terbiasa berpuasa tanpa makan sahur, tetapi untuk ibu hamil sangat tidak disarankan untuk melewatkan makan sahur ini.

Justru saat dalam kondisi hamil, konsumsi makanan dan minuman saat sahur dan berbuka haruslah diperhatikan. Disarankan ibu hamil untuk lebih mengutamakan konsumsi karbohidrat kompleks dari nasi dan protein hewani seperti ikan dan daging ayam. Kemudian, jangan lupakan untuk konsumsi serat dari buah-buahan serta sayuran.

Jika bisa, imbangi dengan konsumsi susu serta madu. Susu mempunyai manfaat yang bisa menambah energimu selama berpuasa seharian penuh. Sedangkan, konsumsi madu dipercaya bisa membantu melancarkan buang air, menjaga metabolisme tubuh, dan mengurangi dehidrasi.

Ketika berbuka puasah usahakan untuk memulai menyantap buah-buahan seperti kurma, baru dilanjutkan dengan makanan utama. Apabila konsumsi gizi saat sahur dan berbuka terpenuhi, janin beserta ibunya pasti akan tetap sehat dan kuat dalam menjalankan ibadah puasa.

Hindari Makan Makanan Pedas

Hindari Makan Makanan Pedas
Sumber: Faizal Zakaria from Pixabay

Mengonsumsi makanan pedas saat sahur maupun berbuka sebaiknya dihindari oleh para ibu hamil. Makanan pedas dapat berefek pada naiknya asam lambung dan masalah pencernaan lainnya. Kondisi ini tentunya akan membuatmu semakin tidak nyaman dan menyulitkan saat akan menjalankan puasa.

Baca juga: 8 Olahraga yang Cocok untuk Wanita

Ditambah lagi, konsumsi makanan pedas saat berbuka yang mana sebelumnya kondisi perut masih kosong, dapat menimbulkan yang namanya gastritis atau radang lambung. Jadi, demi kesehatanmu yang sedang menjalankan puasa, maka lebih baik untuk menghindari konsumsi makanan pedas tersebut.

Hindari Konsumsi Kafein

Hindari Konsumsi Kafein
Sumber: Free-Photos from Pixabay

Kandungan kafein mempunyai efek yang tidak baik bagi kesehatan ibu hamil dan janinnya, terutama saat berpuasa. Pertama, konsumsi kafein bisa menyebabkan tubuh mengalami dehidrasi dikarenakan sifat dari kafein yang diuretik yang dapat menyebabkan kencing berlebihan.

Kemudian, kafein juga memicu terjadinya sakit kepala dan mengurangi penyerapan zat besi pada tubuh. Dengan kondisi seperti ini, pastinya kamu akan merasa lebih lemas saat berpuasa. Kandungan kafein ini umumnya ditemukan pada minuman seperti teh, kopi, dan cokelat. Oleh karenanya, lebih baik untuk hindari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein selama masa kehamilan.

Perbanyak Minum Air

Perbanyak Minum Air
Sumber: Clint McKoy from Unsplash

Untuk menghindari adanya efek yang tidak diinginkan dari adanya konsumsi kafein seperti penjelasan sebelumnya, perbanyaklah untuk mengonsumi air putih saat sahur dan berbuka. Kondisi ibu hamil yang kekurangan air bisa menimbulkan terjadinya dehidrasi selama puasa.

Disamping itu, kekurangan konsumsi air bisa membuat janin kekurangan cairan ketuban hingga bayi yang lahir prematur. Jika pada umumnya konsumsi air minimal adalah 8 gelas sehari, maka pada ibu hamil konsumsi air setidaknya harus 10 gelas sehari. Hal ini dikarenakan konsumsi air akan dibagi dua untuk ibu hamil juga untuk janin.

Untuk mencukupi konsumsi air tersebut selama berpuasa, lakukan pembagian konsumsi air putih dengan cara 4 gelas ketika sahur, 4 gelas ketika berbuka, dan 2 gelas ketika menjelang tidur. Dengan begitu, kamu tak perlu merasa khawatir akan mengalami dehidrasi selama berpuasa.

Konsumsi Vitamin atau Suplemen

Konsumsi Vitamin atau Suplemen
Sumber: Bruno /Germany from Pixabay

Tak cukup hanya mengonsumsi makanan dan minuman bergizi, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen atau vitamin yang dikhususkan untuk ibu hamil. Konsumsi vitamin dan suplemen ini lebih baik dikonsumsi pada saat sahur demi menjaga stamina selama satu hari penuh nantinya.

Apabila konsumsi makanan bergizi serta suplemen dipenuhi, tentunya manfaat yang akan didapatkan oleh tubuh ibu hamil akan sangat komplit. Dengan adanya asupan vitamin dan suplemen pada ibu hamil juga akan membantu ibu hamil mengurangi terjadinya sakit kepala, dehidrasi, dan gangguan pencernaan.

Berolahraga Ringan

Berolahraga Ringan
Sumber: Pexels from Pixabay

Puasa memang seringkali membuat tubuh lemas, sehingga malas melakukan banyak aktivitas terutama berolahraga. Padahal, justru ibu hamil sangat disarankan untuk melakukan olahraga tak terkecuali pada saat berpuasa.

Olahraga saat puasa pada ibu hamil ini punya manfaat antara lain mengurangi sakit punggung, membuat tubuh lebih fit, meningkatkan kualitas tidur lebih baik, dan membantu proses persalinan berjalan lancar. Hanya saja, olahraga yang dipilih pun tidak diperbolehkan olahraga yang terlalu berat, mengingat hal tersebut akan berdampak pada janin itu sendiri.

Kamu dapat memilih olahraga yang lebih ringan seperti berjalan-jalan santai selama 15 menit, senam hamil, dan melakukan yoga. Kegiatan berolahraga ringan ini pun tidak perlu dipaksakan apabila kondisi tubuhmu sedang tidak baik.

Istirahat yang Cukup

Istirahat yang Cukup
Sumber: Free-Photos from Pixabay

Meskipun disarankan untuk melakukan olahraga ringan saat berpuasa, namun ibu hamil juga harus tetap memprioritaskan untuk beristirahat secara cukup. Oleh karenanya, kamu bisa memanfaatkan waktu di siang hari untuk tidur siang. Kemudian, tidak tidur terlalu larut pada malam harinya.

Hindari juga aktivitas fisik yang berat supaya kamu tidak mudah lelah dan energimu masih tersisa cukup banyak hingga waktu berbuka tiba. Selain itu, dengan beristirahat cukup juga akan membantumu kuat menjalani puasa hingga hari kemenangan tiba.

Jangan Terlalu Stress

Jangan Terlalu Stress
Sumber: egor105 from Pixabay

Ibu hamil terkenal rentan dengan yang namanya stress. Hal ini didukung oleh adanya hormon kortisol (hormon yang menyebabkan stress) lebih tinggi jumlahnya dibandingkan dengan orang pada umumnya. Ditambah lagi saat kondisi sedang berpuasa, tentu ini akan semakin memicu stress apabila kamu melakukan aktivitas yang melelahkan.

Oleh karena itu, sebaiknya kamu lebih banyak meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran atau memperbanyak hiburan. Namun, jika memang aktifitas itu tak bisa dihindari, tetap perhatikan pola istirahat, sehingga kamu akan terhindar dari tingginya tingkat stress.

Pada satu sisi, ibadah puasa memang wajib untuk dilakukan, tetapi jika kondisi tidak memungkinkan, masih ada keringanan yang diberikan, terutama bagi ibu hamil. Setiap tips yang telah diberikan di atas nampaknya perlu untuk diterapkan oleh para ibu hamil yang keukeuh ingin melakukan ibadah puasa.

Baca juga: Dasar Make Up untuk Pemula

Dengan menggabungkan tips-tips di atas serta rajin untuk berkonsultasi dengan dokter, tidak diragukan lagi ibu hamil akan mampu menyelesaikan ibadah puasa dengan sempurna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

6 Cara Menjadi YouTuber

Di era milenial ini, YouTube pastinya jadi salah satu platform yang cukup umum digemari oleh banyak kalangan. Kepopuleran platform yang satu ini, bahkan, membuat...

Pesona 10 Chef Pria dari Indonesia yang Terkenal

Profesi sebagai chef memang sudah banyak ditemukan di Indonesia. Profesi yang bergulat dengan dunia masak memasak ini memang sempat booming kembali. Comeback yang sudah...

8 Keunggulan Jurusan Manajemen

Jurusan manajemen merupakan salah satu jurusan yang masih berhubungan dengan ilmu bisnis dan ekonomi. Di jurusan ini, kamu akan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan...

8 Keunggulan Jurusan Komunikasi

Menjelang kelulusan SMA, kamu pastinya akan dihadapkan dengan beberapa pertanyaan. Salah satunya bisa jadi berhubungan dengan jurusan apa yang akan kamu ambil jika kamu...

7 Langkah Cara Membuat Smokey Eyes dengan Mudah

Girls, tau nggak sih trend make up mata smokey eyes? Trend make up mata ini kali pertama muncul dari negara Amerika. Ciri khas yang membuat...